Followers

Showing posts with label Religion. Show all posts
Showing posts with label Religion. Show all posts

Apr 23, 2011

A Reminder For Myself

Ka’ab bin Ujrah r.a. berkata bahawa Rasulullah s.a.w bersabda:

Akan datang di kemudian hari nanti, setelah aku tiada; beberapa pemimpin yang berdusta dan berbuat aniaya. Maka barang siapa yang membenarkan kedustaan mereka dan membantu (mendukung) tindakan mereka yang aniaya itu, maka ia bukan termasuk umatku, dan bukanlah aku daripadanya. Dan ia tidak akan dapat sampai datang ke telaga (yang ada di syurga)

Riwayat Tirmidzi, Nasae’i dan Hakim.

Jun 15, 2009

Airmata...

Airmata Yang Mengalir

Ketika Kegembiraan

Hikmahnya Kebahagiaan

Airmata Yang Mengalir

Ketika Kesedihan

Nikmahnya Keinsafan

Namun..

Kita akan dapat kedua-dua

Hikmah dan Nikmah itu

Tatkala beribadah

Sesudah Bertaubah....
(NEA 1987)

The fantastic view of Kaabah of Masjidil Haram, Mecca (April 09)

Apr 11, 2008

Apa Ertinya Saya Menganut Islam?

"....lalu beliau mengingatkan saya kepada satu persitiwa ngeri dan menyayat hati yang pernah berlaku di Subang Jaya pada 13 Febuari 1998.Saya kebetulan tahu akan kisah itu. Ianya berkenaan pembunuhan sepasang suami -isteri dan bayi mereka, Allahyarham Ibrahim dan isterinya Solehah serta bayi mereka berusia 5 bulan telah dibunuh dengan kejam. Mereka berdua ini adalah keturunan India dan dari keluarga Hindu dan Kristian. Ditakdirkan Allah swt mereka menerima hidayah lalu memeluk Islam. Berpuluh aduan telah mereka buat samada kepada pihak polis mahupun JAIS tentang ancaman terhadap mereka oleh keluarga mereka yang tidak dapat menerima keputusan mereka memeluk Islam.Ringkaskan cerita, setelah berpindah-randah dan bersembunyi dari setempat ke setempat (termasuk disembunyikan oleh sahabat ini tadi), akhirnya pada malam itu kedua-dua pasangan ini dan bayi mereka yang tidak berdosa telah dibunuh dengan kejam ketika tinggal dalam sebuah kontena berhampiran Bandar Sunway.Saya masih ingat seorang Imam yang telah menyempurnakan mayat Ibrahim ada menyatakan banyaknya kesan tetakkan ke atas tubuh Allahyarham termasuklah dikelar-kelar dengan lambang salib ditubuhnya.Kes ini sehingga hari ini tidak diketahui siapa pembunuhnya!..."

di ambil dari http://www.n32.blogspot.com/

Masih segar di ingatan cerita ini, dimana keluarga itu ketika sudah dikafan dan dibawa ke liang lahat, darah masih mengalir panas seolah baru sahaja mati

begitulah keluarga Sumayah & Yasir moden; yang berlaku di zaman teknologi and maju kononnya

Mereka pastinya mati beriman, mempertahankan agama yang tercinta biarpun baru mengenali agama itu

kekadang tertanya juga, yang empunya diri dilahirkan dengan agama suci ini, mampu memberikan sumbangan pada agama atau mempertahankan seperti Keluarga Ibrahim ini

Apr 1, 2008

Sufiah Yusof Tragedy and The State of Malaysian Education

I was reading my brother's blog http://www.rahmanhariri.blogspot.com/ about the child-prodigy becoming a hooker, I would like to stress that one cannot jump to conclusion as the news was retract form a tabloid paper!

I would prefer to look at our our shore; the Malaysian education and its impact to future generation. It is complicated looking at the bureaucratic procedures in Malaysia. it has has a lot of issue from the policy making, management and centralized examination.

where we are heading?

As the society play equally important part, I cannot agree more on the model taken from http://bloghijat.blogspot.com/
Here, have a look:


its the issue on all of the effort is gone to the drain, if we allowed our kids to the culture of enjoyment, entertainment and all sorts. Look around us -in TV, JOM HEBOH, concerts to another, celebrations, festivals... all killing the society structure -- followed with drugs, adultery, out-of-wedlock-child, nauzibillah

Balancing in Life; with religion and emphasis on morality should be the key, while allowing our kids grows naturally.

Lastly, pray to GOD as we letting the divine show the correct paths

UPDATED 7th April: The Star online today published the interview with Sufiah, which shows no regret on what she is doing. Well, this only prove she indeed involved in the "business". As adult she is responsible for herself. As Muslim, each of us have certain responsibilities to advice her.
My main concern still, why double standards? How about poor people in Malaysia which not given the opportunity to education..look around you, they may just your neighbour. (wonder why BERSAMAMU still exists?)

Nov 24, 2007

Being Muslims..

I always proud being a muslim, easy yet full of responsibilities. Sometimes I wonder whether my other fellows understands its basic requirements?....here is my checklist

I = Isya'
S = Subuh
L = Luhur or Zohor
A = Asar
M = Maghribs

The checklist could only be completed in one day, not able to completing will resulted in different meaning all together... in short, its a 5 times prayer a day as pre-requisite.

so, hopefully we are muslim in true practice, Amen